7 Mei 2014

Resensi Film THE RAID 2 : BERANDAL



RESENSI FILM 
THE RAID 2:BERANDAL

DETAIL FILM


Genre               : Action | Crime | Thriller
Tanggal Rilis  : 28 Maret 2014
Durasi              : 148 Menit
Studio              : Merantau Films XYZ Films
Sutradara        : Gareth Evans
Produser         : Ario Sagantoro





PEMERAN :
 
IKO UWAIS sebagai Rama

ia adalah seorang anggota polisi yang berhasil menyelesaikan misinya dalam membekuk gembong penjahat bernama Tama (Ray Sahetapy). Namun bukan penghargaan yang ia dapatkan, melainkan ancaman yang lebih besar yang ia terima bersama keluarganya. Disini posisi Rama jauh lebih sulit dan bukan lagi untuk bertahan hidup melainkan membunuh atau dibunuh.

·          



YAYAN RUHIYAN Sebagai Prakoso
walau karakter Yayan di film sebelumnya, Mad Dog telah tewas, namun di sekuelnya ini Yayan kembali hadir dengan sosok dan penampilan yang berbeda sebagai Prakoso. Ia merupakan tangan kanan dari bos mafia bernama Bangun, yang selalu merampungkan tugasnya tanpa mengenal arti kata kegagalan. Meskipun penampilannya sangat lusuh dan berkesan seperti gembel, tapi Prakoso sangat mahir bertarung.

·          





COK SIMBARA Sebagai Bunawar


ia adalah pimpinan dari pasukan khusus anti korupsi sekaligus menjadi orang terpercaya bagi Rama. Ia adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas misi besar Rama untuk membekuk para 'biang' koruptor di wilayahnya.








TIO PAKUSADEWO Sebagai Bangun

Bangun adalah pimpinan dari organisasi kejahatan di Jakarta. Ia menguasai beberapa wilayah dan berbagi jatah dengan organisasi kejahatan yang dimpimpin oleh orang Jepang.








ARIFIN PUTRA Sebagai Ucok

ia adalah putra dari bos mafia, Bangun. Sebagai penerus organisasi kejahatan pimpinan ayahnya, Ucok sangat berambisi untuk meningkatkan kekuasaan dan mencoba melebarkan wilayah jajahan mereka.










OKA ANTARA Sebagai Eka


Eka adalah orang kepercayaan Bangun dalam menjalankan/mempertahankan bisnisnya. Berbeda dengan Prakoso yang bertugas mengeksekusi setiap musuh Bangun, Eka berkewajiban untuk memantau jaringan organisasi dan melindungi Ucok selaku anak kandung dari bosnya.






ALEX ABBAD Sebagai Bejo

ia adalah sosok penjahat yang berdiri ditengah kekuasaan wilayah Bangun dan Goto. Lewat akal liciknya, Bejo berusaha keras untuk menandingi kekuasaan yang selama ini dipegang oleh Bangun dan Goto.









 CECEP ARIF RAHMAN Sebagai The Assassin

sosoknya yang sangat pendiam membuat The Assassin terlihat sangat misterius. Meskipun demikian, ia menjadi salah satu 'senjata' andalan yang dimiliki oleh kelompok Bejo, karena kemampuan bertarungnya.







JULIE ESTELLE Sebagai Hammer Girl
 
ia adalah salah satu anak buah dari Bejo yang bertugas untuk membasmi musuh-musuh yang dinilai menjadi ancaman besar bosnya. Bersama sang kakak, Baseball Bat Man keduanya selalu beraksi bersama-sama.








VERY TRI YULISMAN Sebagai Baseball Bat Man

sama halnya dengan The Assassin, Baseball Bat Man juga termasuk anak buah Bejo yang tergolong pendiam. Bersenjatakan alat pukul baseball dan bolanya, Baseball Bat Man kompak beraksi bersama sang adik, Hammer Girl yang mahir bertarung dengan menggunakan palu.






KENICHI ENDO Sebagai Goto

Goto adalah kompetitor Bangun dalam menjalankan organisasi kejahatannya. Meskipun demikian, keduanya mampu berjalan berdampingan dengan cara tidak saling mengusik wilayah kekuasaan masing-masing.








SINOPSIS :
Beranjak dua jam dari saat di mana film pertama berakhir, Berandal meneruskan kisah Rama (Iko Uwais), seorang calon ayah dan perwira polisi pemula yang selamat dari sebuah operasi penyerbuan maut dalam sarang seorang gembong narkoba yang berakhir fatal. Setelah berhasil keluar hidup-hidup dari bangunan yang penuh dengan kriminal dan gangster, Rama mengira ia bisa melanjutkan kehidupan dengan normal, namun dia salah. Setangguh apapun, lawan-lawan Rama di gedung naas itu ternyata tak lebih dari sekumpulan ikan kecil yang berenang di kolam yang jauh lebih besar dari yang ia bayangkan. Kemenangan kecilnya kini telah menarik perhatian binatang-binatang yang jauh lebih besar dan buas dalam rantai dunia kriminal Jakarta. Kini ia dan keluarganya ada dalam bayangan kematian, dan Rama hanya memiliki satu pilihan untuk melindungi bayi dan istrinya: Dia harus masuk dalam operasi penyamaran, memasuki dunia kriminal seorang diri dan mendaki melewati hirarki kekuatan yang penuh persaingan maut, sampai membawanya ke para figur politisi dan polisi korup yang menarik-ulur tali benang di puncak rantai dunia hitam. Rama pun memulai pengembaraan baru yang diwarnai kekerasan, sebuah perjalanan yang memaksa dia untuk menyisihkan kehidupan dan identitasnya, dan mengambil identitas baru sebagai seorang kriminal pelaku tindak kekerasan bernama "Yuda". Di penjara ia harus mendapatkan kepercayaan dari Ucok (Arifin Putra) untuk bergabung dengan gengnya, meletakkan nyawanya dalam sebuah pertaruhan terbesar atas semuanya, untuk mengakhiri seluruh kebusukan dalam tubuh kepolisian.

KOMENTAR PRIBADI :
Ada rasa bangga dari film The Raid 2:Berandal karna pada dasarnya film ini adalah film Indonesia yang kebanyakan pemainnya adalah orang Indonesia dan juga menggunakan gaya bertarung khas Indonesia yaitu Pencak Silat. Yang paling mengagumkan dari film ini adalah aksi bertarung yang berkelas dari para petarung di film The Raid 2:Berandal ini.
 
 
KELEBIHAN
Biaya tergolong murah untuk film bergenre action-crime
Dapat nominasi dan penghargaan berskala internasional
Aksi silatnya asli Indonesia dan mempertontonkan keberanian para pemainnya
Walau mendapatkan kesulitan dalam pembuatan, tapi ternyata berhasil menelorkan film yang berkualitas
Menggunakan pemeran utama dari Indonesia dan menggunakan seni beladiri asli Indonesia yaitu pencak silat

KEKURANGAN
Kurang lebih menegangkan dari The Raid sebelumnya
Fight scenenya lebih sedikit dibanding dengan The Raid sebelumnya
Ada beberapa cerita yang kurang logic seperti istri prakoso yang terlalu cantik dan turunnya salju di jakarta
  
VIDEO CUPLIKAN : 

 TRAILER

US TV SPOT

Hammer Time

Baseball bat man


OFFICIAL WEBSITE :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar